Media Player


Saturday, December 5, 2009

Korban Tewas Kebakaran di Medan 20 Orang


Liputan 6 - Sabtu, 5 Desember

Liputan6.com, Medan: Korban tewas akibat kebakaran di pusat hiburan M City, Medan, Sumatra Utara, bertambah menjadi 20 orang. Selain korban tewas, empat lainnya kini dalam keadaan kritis dan tengah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Pirngadi Medan.
Dari 20 korban tewas, sebanyak 17 di antaranya sudah berhasil diidentifikasi. Empat korban diketahui adalah ajudan Gubernur Sumut, yakni Fauziansyah Lubis, lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Rizal dan Agus, anggota TNI dan Brimob Kepolisian Daerah Sumut.
Proses evakuasi jenazah di lokasi kejadian hingga Sabtu (5/12) dini hari masih berlangsung. Satu persatu tubuh yang sudah kaku dikeluarkan dari Gedung M City yang sudah terbakar. Mereka semua ditemukan tidak bernyawa di dalam ruangan karaoke di lantai 3. Diduga korban tak bisa menyelamatkan diri setelah terkepung api dan asap yang mengepul di dalam ruangan. Isak tangis dan ratapan ratusan keluarga serta kerabat korban pecah saat melihat tubuh-tubuh tak bernyawa ini.

Kapolda Sumut Inspektur Jenderal Polisi Badrodin Haiti yang datang ke lokasi kejadian menuturkan, hingga kini pihaknya masih terus menyelidiki penyebab kebakaran. Diduga kebakaran terjadi akibat arus pendek listrik. Polisi sudah mengamnakan tujuh orang saksi untuk dimintai keterangan.
Badrodin juga menyatakan, polisi juga kini masih menyelidiki sistem pengamanan di pusat hiburan M City yang diduga kuat tidak memenuhi standar, seperti alarm tanda bahaya dan pintu darurat yang tidak tersedia.

Masjid Raya Senilai Rp94 Miliar Selesai Dibangun


masjid Raya Senilai Rp94 Miliar Selesai Dibangun

Serang (ANTARA) - Masjid Raya Provinsi Banten yang berlokasi di Kawasan Pusat Pemrintahan Provinsi Banten (KP3B) di Kota Serang senilai Rp94 miliar sudah selesai dibangun.
Kepala Dinas Pengembangan Sumber Daya Air dan Permukiman (PSDA-P) Provinsi Banten Winarjono di Serang, Jumat mengatakan, mesjid raya Provinsi Banten yang kontruksinya dibangun sejak Januari 2008 itu kini sudah hampir selesai.
Saat ini masjid tersebut masih dalam tahap pemeliharaan selama enam bulan oleh Dinas PSDA-P dan rencananya akhir 2010 akan diserahkan pengelolaanya kepada Biro Kesra Provinsi Banten.
"Selama enam bulan berikutnya ada tahap penyelesaian akhir (final hand over) untuk penyempurnaan dan kelengkapan lainnya," kata Winarjono.

Ia mengatakan, Masjid Raya KP3B yang dibangun di atas lahan seluas 2,8 hektare (ha) tersebut menghabiskan anggaran sekitar Rp94 miliar sudah termasuk biaya operasional pelaksanaan MTQ Nasional XXII di lokasi tersebut.
Luas bangunannya mencapai 13.000 m2 terdiri dari lantai basement dan lantai dasar yang masing-masing luasnya 5.500 m2 dan 1.500 m2.
Sementara di luar masjid yang berdiri di tengah-tengah kawasan pusat pemerintahan Provinsi Banten itu dibangun 4 buah menara dengan ketinggian masing-masing mencapai 46 meter.
Winarjono memperkirakan biaya operasional untuk masjid tersebut mencapai Rp800 juta setiap tahun yakni untuk biaya listrik, penjaga keamanan, pengurus taman, pesuruh dan biaya operasional lainnya.
Sementara itu Kepala Biro Kesra Provinsi Banten Zaenal Arifin mengatakan, pihanya belum mengantongi nama untuk mesjid raya Provinsi Banten tersebut.
Namun demikian, jika mesjid itu telah diserahkan dari Dinas PSDA-P, pihaknya akan mengadakan seleksi atau fit and profer test oleh MUI Banten, untuk memilih pengurus DKM masjid tersebut.

Saturday, November 14, 2009

Central Park Mascott Competition




1001 Inspiration Design Festival - Central Park Mascott Competition

01. Apa itu kompetisi 1001 Inspiration Design Festival: Central Park Mascott?
Kompetisi Penciptaan Maskot Central Park, Kompetisi ini melombakan desain maskot yang yang merupakan
pengembangan ide, sehingga memunculkan bentuk baru yang lebih kreatif, yang memungkinkan dipakai oleh semua
orang. Maskot yang dibuat dapat mewakili spirit Central Park sebagai suatu destinasi living, dining, entertaining and
shopping dengan konsep green design.

02. Apa tujuan menggelar 1001 Inspiration Design Festival: Central Park Mascott ini apa?
Pertama, menciptakan maskot yang sesuai dengan spirit Central Park
Kedua, Diharapkan dapat mendorong dan merangsang komunitas kreatif khususnya di tanah air untuk berkarya dan
menampilkan karyanya.
Kompetisi ini juga memberi dukungan dan media bagi kreatifitas perorangan maupun kelompok di Indonesia.

03. Apakah karya desain yang terkirim akan direalisasikan?
Karya desain yang terkirim dan terpilih serta masuk kedalam 3 juara utama (juara1-3) yang akan dibuatkan prototype
yang mendekati kegunaannya melalui pembuatan mock-up 3D.

04. Apakah Central Park itu?
is a new oasis, inspired by Indonesiaʼs tropical nature, a superb urbanite hub thatʼs paving the way for Jakarta to
an ecological city.

05. Bagaimana dengan hadiahnya untuk 1001 Inspiration Design Festival: Central
Park Mascott ini?

Juara 1 --> 1 Mac Book Pro 17 inch, Hanvon Graphic Tablet, Fuji Xerox Printer, Paket produk dari UNKL 347,
GRATIS 1 tahun berlangganan Majalah Concept, Voucher belanja dari Central Park dan Voucher dari Int. Digital
School
Juara 2 --> 1 Mac Book Pro 13 inch, Hanvon Graphic Tablet, Fuji Xerox Printer, Paket produk dari UNKL 347,
GRATIS 1 tahun berlangganan Majalah Concept, Voucher belanja dari Central Park dan Voucher dari Int. Digital
School
Juara 3 --> 1 Ipod Touch, Hanvon Graphic Tablet, Fuji Xerox Printer, Paket produk dari UNKL 347, GRATIS 1 tahun
berlangganan Majalah Concept, Voucher belanja dari Central Park dan Voucher dari IDS
6 Finalis --> @1 Ipod Nano, Hanvon Graphic Tablet, Fuji Xerox Printer, Paket produk dari UNKL 347, GRATIS 1
tahun berlangganan Majalah Concept dan Voucher dari Int. Digital School
50 karya terunik --> @ 1 buah jam tangan dari ODM, paket produk dari UNKL 347, Voucher dari IDS
TOTAL HADIAH adalah LEBIH DARI Rp 300.000.000,-

06. Bagaimana dengan hak cipta desain untuk kompetisi 1001 Inspiration Design
Festival: Central Park Mascott ini?

Karya yang terpilih menjadi juara 1-3 (dan akan direalisasikan kedalam bentuk 3D) hak ciptanya akan menjadi milik
Central Park. Sedangkan hak cipta dari karya lainnya tetep akan menjadi milik pengirim karya

07. Bagaimana dengan ketentuan pesertanya?
1.Perorangan .
2.Kewarganegaraan Indonesia batasan usia 18 - 35 tahun.
3.Peserta harus mengisi formulir pendaftaran.
4.Peserta dapat mengirim desain maksimal 3 karya desain.
5.Biaya pendaftaran adalah sebesar Rp 50.000 (untuk 2 buah karya)
6. Bagi pengiriman karya secara kolektif min. 100 buah karya akan dibebaskan dari biaya pendaftaran

08. Bagaimana sistem seleksinya untuk setiap karyanya?
Penjurian hanya akan dilakukan 1 (satu) kali unutuk mendapatkan :
a. Juara 1-3
b. 6 finalis
c. 50 karya terunik

09. Bagaimana teknis dan cara pendaftarannya?
Formulir bisa di dapatkan melalui :
a. Majalah Concept no. 31,terbit tanggal 14 September 2009
c. Klik di www.conceptmagz.com, www.centralparkjakarta.com,www.idseducation.com
Karya dapat dikirimkan melalui pos ataupun email (detil dapat dilihat di formulir pendaftaran)

10. Karya desain yang seperti apa untuk kompetisi 1001 Inspiration Design
Festival: Central Park Mascott ini?

Desain maskot yang mencerminkan spirit Central Park dan yang dapat diaplikasikan kedalam berbagai macam bentuk
aplikasi {mis, toys, statue, t-shirt, dll)

11. Kapan tanggal batas akhir pengiriman karya?
Semua karya sudah harus diterima dengan baik oleh pihak panitia paling lambat pada tanggal 22 November 2009
(cap pos)

12. Seperti apa konsep untuk karya desain yang dikompetisikan oleh 1001 Inspiration Design Festival: Central Park Mascott ini?
1. Desain harus orisinal, kreatif dan menarik
2. Desain harus dapat direalisasikan kedalam bentuk yang mempunyai nilai artistiki dan imajinatif.
3. Desain harus merepresentasikan spirit Central Park
4. Desain harus dapat diaplikasikan ke berbagai bentuk aplikasi (toy, boneka, kaos,patung, dll)
5. Ukuran yang didesain bebas.
6. Desain harus belum pernah diproduksi secara massal dan/atau diperjualbelikan.
7. Karya desain belum pernah diikutkan dalam kompetisi sejenis dimanapun.

*Catatan : Materi desain yang telah dikirimkan dan didaftarkan untuk 1001 Inspiration Design Festival: Central Park
Mascott dapat digunakan sebagai materi publikasi untuk media yang berhubungan dengan kompetisi ini. Keluarga dari
pihak penyelenggara 1001 Inspiration Design Festival: Central Park Mascott tidak dapat ikut serta dalam kompetisi ini

Penjurian
Juri :
a. Veri. Y Setiady (Director Commercial Retail & Shopping Centre of PT Tiara
Metropolitan Jaya - Central Park)
b. Tim Central Park
c. Djoko Hartanto (Publisher of Concept Magazine) & Andi S Boediman (IDS)
d. Dendy UNKL 347

PARAMATER PENILAIAN KARYA :
1. Kreatifitas dan orisinalitas
2. Kesesuaian dengan spirit Central Park
3. Aestetika dan Crartmanship
4. Possibilitas untuk diaplikasikan ke berbagai bentuk.

Informasi & Registrasi :
Sekretariat BEC
Kampus Syahdan Lt. Dasar (sebelah ATM BCA)
Telp : 534 5830 ext 2101/2102
Email : cfe@binus.edu

Friday, November 6, 2009

Currrhhattt niihh............^_^

Jumat 5 November 2009,
Hari ni cape banget……pulang kuliah lum sempet makan, da gtuch pas di kostan temen dingin-y AC membuat tubuh gw semakin ga karuan….tuntutan perut sudah tidak bisa diajak kompromi,,emang dasar Apezzz….baru aja mau cari makan keluar tiba-tiba hujan mengalir dengan derass-y,,, ”” Apess….Apesss…. “”
Perut sudah tak bisa diajak kompromi lagi nih….Tak terasa jam sudah menunjukkan Pk.14.00 wib,, “saat-y pulang nihh…..^_^ “

<span id="fullpost">




Jaket dan perlengkpan lain sudah disiapkan….(* beres-beress…..)
Pakai sepatu dan menyiapkan motor,,,(Serasa dirmah sendiri….jiakaka…)
Tak selang berapa lma…kira-kira di depan SMA.N.78 gw terjebak macet (OMG….peerruuuttt gw dah dangdutan teruss nih…=.=”)..dan lebih apess-y lagi,,Hujan mengalir tiba” dengan sangat derass-y……..huhuhuhuhu…..(bsah deh semua-y…..maceettt pula lagii). Lepas dari kemacetan dengan kondisi yang super duper lepek,, gw kebuutt ja deh……(ga mikir pnjang…LANJUUTT,,gan)
Sampe rumah dengan kondisi yang sama msih lepek disana-sini (ga terlalu parah juga sih)….gw merendamkan diri dengan air panas yang sudah disiapkan sebelumnya,,kemudian dilanjutkan makan dan ………zZz………zzZz…….( ga sadar,,gw da di tmpat tidur )…waktu teruss bergullirr…..( dengan diselingi song “ Michael Buble – home “ )
* setengah sadar….( barusan gw mimpi or bneran yah…??!!@-@)
Mimpi yang menyeramkan…
Di mimpi tu gw bersama dengan teman” gereja gw pergi REAT” ke suatu daerah yang sedikit jauh dari perkotaan (pedesaan)….inti cerita-nye,, disaat jamuan makan siang bersama….gw malah sibuk-sibuk-y mempersiapkan alat-alat yang sebenar-y gw jg ga tw tuh alat bwat apaan……tanpa pikir panjang,,,gw truh box” yang sudah gw siapin di setiap pojokan bangunan (aula),, dan ga sadar ternyata gw da aktifin detector (remote control) selanjuuuttnya…….BBOOOMMMMM……suara ledakan keras diselingi tangisan dan teriakan histeris dari temen” gw….di dalam mimpi itu gw merasa hidup gw kok hampa ya???....setelah pa yang gw lakukan terhadap temen” gereja gw…..
Tapi kok hati gw seperti teriris atau bahkan tersayat-sayat pisau belati….=.=
Gw merasakan air mata gw mengalir (dalam kondisi tidur)…..didalam mimpi itu gw sangat menyesali apa yang barusan gw lakukan terhadap temen” gereja gw,, bahkan bisa dikatakan sahabat” gw dari gw kecil hingga sekarang ni…..
Tapi seperti pepatah mengatakan “”penyesalan selalu datangnya terlambat….=.=”” (ga da ongkos kali ya,, makanya jalan kaki….jiakaka…^_^)
Tapi tiba” terdengar suara keras (gw pikir bom lagi….^_^ !! ),, tapi ternyata itu hanya suara ORTU gw yang membangunkan gw….awal-y sih maleess bangun,, tapi setelah dikasih jam dan ternyata….(Wooww…sudah jam 19.00 wib).
fffFFiuuuhhh………syukur lah barusan hanya mimpi,, (dengan leganya)
tapi malam ni gw jadi bisa mengambil kesimpulan,, mungkin dari mimpi yang sudah diberikan Tuhan ke gw….disitu gw diajarkan agar selalu mengasihi dan memaafkan teman or sahabat or Family…….0_o
YAHhh…….Demikianlah cerita pada malam hari nih…..SEMoga bisa bermanfaat jg bwat kalian yang membaca……Thanks alone…..^_^
Kl da yang mw ksih SARAN,,KRITIK,,MASUKKAN….tinggal di comment ja yah…..
</span>

Friday, October 30, 2009

PERANGKAT JARINGAN WAN

PERANGKAT JARINGAN WAN
== Technology, WAN ==
Infrastruktur WAN (Wide Area Network)
Seperti LAN (Local Area Network), Terdapat sejumlah perangkat yang melewatkan aliran informasi data dalam sebuah WAN. Penggabungan perangkat tersebut akan menciptakan infrastruktur WAN. Perangkat-perangkat tersebut adalah :
• Router
• ATM Switch
• Modem and CSU/DSU
• Communication Server
• Multiplexer
• X.25/Frame Relay Switches
Router
Router adalah peningkatan kemampuan dari bridge. Router mampu menunjukkan rute/jalur (route) dan memfilter informasi pada jaringan yang berbeda. Beberapa router mampu secara otomatis mendeteksi masalah dan mengalihkan jalur informasi dari area yang bermasalah.
Switch ATM
Switch ATM menyediakan transfer data berkecepatan tinggi antara LAN dan WAN.
Modem (modulator / demodulator)
Modem mengkonversi sinyal digital dan analog. Pada pengirim, modem mengkonversi sinyal digital ke dalam bentuk yang sesuai dengan teknologi transmisi untuk dilewatkan melalui fasilitas komunikas analog atau jaringan telepon (public telephone line). Di sisi penerima, modem mengkonversi sinyal ke format digital kembali.
CSU/DSU (Channel Service Unit / Data Service Unit)
CSU/DSU sama seperti modem, hanya saja CSU/DSU mengirim data dalam format digital melalui jaringan telephone digital. CSU/DSU biasanya berupa kotak fisik yang merupakan dua unit yang terpisah : CSU atau DSU.
Multiplexer

Sebuah Multiplexer mentransmisikan gabungan beberapa sinyal melalui sebuah sirkit (circuit). Multiplexer dapat mentransfer beberapa data secara simultan (terus-menerus), seperti video, sound, text, dan lain-lain.
Communication Server
Communication Server adalah server khusus “dial in/out” bagi pengguna untuk dapat melakukan dial dari lokasi remote sehingga dapat terhubung ke LAN.
Switch X.25 / Frame Relay
Switch X.25 dan Frame Relay menghubungkan data lokal/private melalui jaringan data, mengunakan sinyal digital. Unit ini sama dengan switch ATM, tetapi kecepatan transfer datanya lebih rendah dibanding dengan ATM.

Tuesday, September 29, 2009

Gardu PLN Cawang Terbakar

Gardu Cawang Terbakar, Kuningan Padam
Selasa, 29 September 2009 - 14:44 wib

http://economy.okezone.com/photo/dt/content/2009/09/29/320/260825/RuP1Lr2DkJ.jpg
JAKARTA - Gardu Induk PLN di Cawang Jakarta Timur yang dilalap si jago merah menyebabkan pemadaman di sejumlah wilayah.

"Imbasnya sejumlah daerah mengalami pemadaman listrik, yakni Cawang, Mampang, Cipinang, Pulo Mas Duren tiga, dan Kuningan. Padam sejak pukul 13.48 WIB," ujar Direktur PLN Disjaya Purnomo Willy, kepada okezone, di Jakarta, Selasa (29/9/2009).



Untuk mengantisipasi hal tersebut, pihaknya akan berupaya mengalihkan kebutuhan listrik ke tiga hingga empat gardu induk, antara lain Bekasi atau Tanjung Priok. "Secepatnya akan kita usahakan menyala," tuturnya.

Sementara itu, dengan adanya insiden tersebut, gardu induk Cawang mengalami ganggung yakni mengubah tegangan travo dari semula 500 kilovolt menjadi 150 kilovolt.

Namun, lanjut dia, saat ini tim transmisi tengah melakukan investigasi untuk mengusut di mana letak gangguan. "Saat ini belum bisa disebutkan gangguannya," tutupnya.

Kebakaran Besar di Penjaringan (Rawa Bebek)

Kebakaran di Penjaringan
1.158 Rumah Terbakar, 5.521 Orang Mengungsi
Hery Winarno - detikNews



Jakarta - Kebakaran hebat di Penjaringan, Jakarta Utara, masih terus dijinakkan. Kebakaran ini menyebabkan ribuan orang mengungsi.

Menurut Lurah Penjaringan Utara Ali Mudasir kebakaran ini menghanguskan 1.158 rumah yang dihuni oleh 1.446 KK atau 5.521 orang. Api mengamuk di 10 RT di RW 11 dan 12.

"Ini adalah jumlah pantuan sementara," kata Ali di TKP, Minggu (27/9/2009).

Sedangkan 11 warga mengalami luka ringan dan 6 orang dirujuk ke RS Atmajaya.

Api di TKP sempat padam sehingga warga bergembira. Namun api tiba-tiba terlihat lagi. Hingga pukul 16.10 WIB, petugas pemadam yang kesulitan masuk TKP di Jl Rawabebek yang sempit, masih bekerja keras mendinginkan si jago merah.

Sunday, September 27, 2009

Peran Keluarga pada Bayi Risiko Tinggi Atopi
KASUS - Vol.6 No.8, Maret 2007
________________________________________

Ilustrasi Kasus
Pasien An. A, berusia 1 bulan, datang diantar ibunya pada 7 November 2006 dengan keluhan utama sulit bernafas sejak 3 hari yang lalu. Hidung pasien mampet, terdapat pilek disertai keluar sekret dari hidung. Sekret keluar sesekali, sedikit, berwarna bening. Tidak terdapat bunyi ngik-ngik saat pasien bernafas. Tidak terdapat batuk. Menurut ibu pasien, pasien mengalami demam, namun tidak tinggi, tidak ada kejang maupun gerakan berulang-ulang. Keluhan ini terjadi sepanjang hari, tidak bertambah berat pada malam hari maupun udara dingin. Pasien tidur di atas kasur kapuk. Pasien tetap kuat menyusui seperti biasa.
Saat hari pertama sakit, pasien dibawa ibunya berobat ke bidan, dikatakan sakit flu, lalu diberikan obat Paracetamol 3 x 0,3 ml ; Amoxicillin 3 x ¼ cth; dan Obat Batuk Putih 3 x ¼ cth. Setelah minum obat tersebut demam pasien turun, namun keluhan lainnya tidak berkurang.
Saat hamil pasien, ibu pasien tidak pernah sakit, tidak pernah mengalami trauma, dan tidak ada komplikasi lainnya. Ibu pasien tidak meminum obat-obatan selain vitamin yang diberikan oleh bidan. Antenatal Care dilakukan di bidan secara rutin 1x/ bulan. Ibu pasien pernah melakukan USG dua kali, yaitu pada tanggal 12 Mei 2006 oleh Sp.Rad, dikatakan usia kehamilan 14 minggu 5 hari; dan tanggal 25 September 2006 oleh Sp.OG di RS Persahabatan dikatakan usia kehamilan 8 bulan. Pasien lahir pada saat usia kehamilan 35 minggu karena ketuban pecah lebih dulu. Pasien lahir di rumah sakit, persalinan secara spontan, tidak ada komplikasi dalam persalinan dan tidak ditemukan kelainan kongenital mayor. Saat lahir pasien langsung menangis, lalu dimasukkan dalam inkubator selama 3 jam. Berat lahir 2700 gram, panjang lahir 47 cm. Pasien diberikan susu formula (Lactogen -1) oleh dokter dengan alasan bayi prematur. Saat ini pasien masih minum susu formula dengan menggunakan dot sebanyak 3 kali/hari dan ASI on demand. Pasien belum mendapatkan imunisasi sejak lahir.
Keluarga pasien memiliki riwayat atopi. Ayah pasien menderita alergi terhadap makanan yaitu makanan laut. Kakak pasien memiliki riwayat asma, alergi obat Penicillin, dan alergi makanan laut. Kakek pasien dari ibunya menderita asma.

Dari pemeriksaan fisik didapatkan pasien tampak sakit ringan dan kompos mentis. Dari pemeriksaan tanda vital didapatkan frekuensi nadi 150 kali/menit, frekuensi pernafasan 40 kali/menit, dan suhu 37,30C. Berat badan pasien 3500 gram, panjang badan 49 cm, lingkar kepala 36 cm, lingkar lengan atas 15 cm. Berdasarkan data antropometri tersebut didapatkan kesan gizi baik. Pada pemeriksaan hidung ditemukan adanya sekret. Pemeriksaan sistem organ lainnya dalam batas normal. Dari pemeriksaan perkembangan anak menurut Denver II, didapatkan bahwa perkembangan pasien sesuai dengan usianya (hasil pemeriksaan terlampir). Tidak dilakukan pemeriksaan penunjang.

Berdasarkan hasil anamnesis dan pemeriksaan fisik, ada 4 daftar masalah yang dapat dikemukakan yaitu pasien didiagnosis menderita common cold, memiliki risiko tinggi menjadi atopi, belum pernah mendapat imunisasi (Polio-1, BCG, Hepatitis B-1), dan ASI tidak eksklusif.



Pendahuluan
Prevalensi penyakit atopi terus meningkat baik di negara berkembang maupun negara maju. Di Swedia, misalnya, jumlah anak yang menderita asma, rinitis dan eksema meningkat 2 kali lipat selama 12 tahun terakhir.

Pada dasarnya ada 2 faktor utama yang berperan dalam timbulnya atopi yaitu genetik dan lingkungan. Seorang anak berisiko mengalami atopi sebesar 50% bila salah satu orang tuanya memiliki atopi. Risiko itu meningkat menjadi 66% bila kedua orang tuanya memiliki atopi. Oleh karena genetik merupakan faktor yang tidak dapat dicegah, maka langkah terbaik adalah menghindari faktor lingkungan yang diduga dapat menjadi pemicu timbulnya atopi (avoidance).

Permasalahan lain yang timbul adalah adanya kaitan erat antara atopi dengan penurunan kualitas hidup penderitanya. Sebagai contoh, International Congress of Allergy and Clinical Immunology (ICACI) tahun 1997 di Mexico mengemukakan, rinitis alergi menyebabkan hilangnya 3,5 juta hari kerja dan 2 juta hari sekolah setiap tahun dan menghabiskan dana 3,8 milyar US$ sebagai akibat kehilangan produktivitas kerja dan terapi dengan antihistamin di Amerika Serikat. Apa yang dikemukan oleh ICACI juga memberikan gambaran bahwa dampak rinitis alergi terhadap kualitas hidup tidak hanya disebabkan oleh penyakit sendiri tetapi juga disebabkan oleh terapi yang diberikan.

Pada anak-anak, penurunan kualitas hidup akibat atopi dapat tercermin dari terganggunya proses tumbuh kembang. Bila tidak ada intervensi dini (pencegahan) maka dikhawatirkan pertumbuhan fisik dan intelektual anak terhambat di kemudian hari.

Seperti telah dikemukakan sebelumnya, cara terbaik menghindari terjadinya manifestasi atopi adalah menerapkan langkah-langkah pencegahan. Ada 3 macam pencegahan yang dapat dilakukan yaitu primer, sekunder, dan tersier. Pencegahan primer ditujukan untuk mencegah terjadinya tahap sensitisasi. Hal yang dapat dilakukan adalah menghindari paparan terhadap alergen inhalan maupun ingestan selama hamil, menunda pemberian susu formula dan makanan padat sehingga pemberian ASI lebih lama. Pencegahan sekunder adalah mencegah gejala timbul dengan cara menghindari alergen dan terapi medikamentosa. Sedangkan pencegahan tersier bertujuan untuk mencegah terjadinya komplikasi atau berlanjutnya penyakit. Langkah preventif merupakan cara yang murah dan rasional, tetapi sangat sulit diterapkan. Dengan demikian, komunikasi dan edukasi kepada orang tua sangat memegang peranan penting pada tahap ini.

Common cold

Pada kasus ini, pasien mengalami sulit bernafas karena menderita pilek. Keluhan tidak bertambah berat baik pada malam hari maupun udara dingin. Anak usia 1 bulan dengan gejala seperti itu sangat sulit untuk dinilai apakah gejala tersebut merupakan manifestasi alergi. Oleh karena itu, diagnosis yang ditegakkan adalah common cold.

Penyebab paling sering common cold adalah rhinovirus. Antihistamin generasi pertama (contoh: CTM) telah terbukti efektif mengurangi sekret hidung dan frekuensi bersin (sneezing). Efek samping berupa mengantuk cukup baik pada anak yang mengalami sulit tidur karena gejala common cold tersebut.

Risiko Tinggi Atopi
Penyakit alergi seperti asma, alergi makanan, dermatitis atopi, dan rinitis alergi merupakan penyebab tersering gangguan kesehatan kronis. Prevalensi penyakit ini meningkat dengan pesat dalam 30 tahun terakhir. Diperkirakan 20% populasi dunia menderita penyakit alergi yang dimediasi IgE.
Alergi adalah reaksi hipersensitivitas yang disebabkan oleh reaksi imunologis. Pada sebagian besar kasus, antibodi yang bertanggung jawab terhadap reaksi adalah isotipe Ig-E sehingga penyakit alergi sering diidentikkan dengan reaksi yang dimediasi isotipe Ig-E. Atopi adalah kecenderungan individu maupun keluarga, biasanya muncul pada masa kanak-kanak maupun remaja, yang menyebabkan sensitisasi dan produksi antibodi Ig-E terhadap alergen lingkungan yang pada orang lain tidak menimbulkan reaksi tersebut. Atopi menyebabkan berbagai target organ, seperti paru, kulit, dan hidung menjadi hiperesponsif terhadap pajanan alergen.
Atopi merupakan penyakit yang herediter dan memiliki basis genetik. Namun faktor lingkungan juga sangat mempengaruhi bermanifestasinya penyakit ini.Salah satu teori yang mendasari penyakit alergi adalah The Hygiene Hypothesis. Teori ini menyebutkan bahwa seorang anak lahir predominan sel T helper 2 (Th 2). Namun dalam 5 tahun pertama kehidupan, terutama 2 tahun pertama, terjadi deviasi imun yang menyebabkan mayoritas anak akan memiliki keseimbangan sel Th1 dan Th2. Pada anak tanpa deviasi imun, respon Th2 menetap dan anak menjadi atopi dan menjadi lebih rentan terhadap penyakit alergi. Teori ini menyatakan bahwa penyakit alergi semakin meningkat terutama di negara berkembang adalah karena berkurangnya infeksi virus dan bakteri yang muncul pada 2 tahun pertama kehidupan. Penggunaan vaksinasi, antibiotik, susu yang dipasteurisasi, dan gaya hidup industri dimana jumlah anak lebih sedikit menyebabkan pajanan terhadap agen-agen infeksius dan kurangnya stimulasi sistem imun menyebabkan rendahnya stimulasi sel T helper 1 sehingga tidak terjadi deviasi imun dan sel Th2 tetap dominan.
Penyakit alergi dapat timbul dari pajanan akut maupun kronik individu pada alergen spesifik melalui inhalasi, ingesti, kontak, maupun injeksi. Saat ini pajanan yang kemungkinan menjadi faktor risiko yang dapat dicegah pada pasien adalah tempat tidur pasien yang terbuat dari kapuk. Tempat tidur kapuk juga menjadi media yang baik bagi pertumbuhan tungau debu rumah. Dorward AJ dkk, dalam Thorax 1988, menunjukkan eliminasi tungau debu rumah dapat mengurangi hiperesponsif saluran nafas dan memperbaiki gejala asma.

Untuk menegakkan diagnosis, diperlukan anamnesis yang teliti, termasuk pajanan lingkungan, pemeriksaan fisik, maupun pemeriksaan penunjang. Pada anamnesis perlu dideskripsikan berbagai gejala yang timbul, yaitu onsetnya, lamanya, pajanan terhadap alergen di lingkungan sekitar, faktor apa yang mempengaruhi, dan respons terhadap terapi yang diberikan. Karena biasanya pasien menderita lebih dari satu penyakit alergi, ada atau tidaknya penyakit alergi lainnya harus diketahui.

Riwayat penyakit keluarga juga sangat penting karena merupakan salah satu faktor predisposisi anak untuk menderita alergi. Hal itu ditemukan pada kasus dimana ayah memiliki alergi terhadap makanan laut, kakak mempunyai riwayat asma, alergi obat penisilin, dan alergi makanan, serta kakek dari ibu menderita asma. Risiko seorang anak mengalami risiko alergi adalah 50% bila salah satu orang tua memiliki alergi, dan menjadi 66% bila kedua orang tua memiliki alergi. Usia pasien merupakan hal penting dalam mengidentifikasi alergen potensial. Bayi dan anak-anak biasanya tersensitisasi oleh pajanan alergen yang terus-menerus terdapat di lingkungan sekitarnya. Alergi makanan pada bayi dan anak biasanya menyebabkan gejala kutaneus, gastrointestinal, dan yang paling jarang adalah pernafasan.

Pada penderita atopi, terdapat berbagai manifestasi sesuai penyakit alergi yang dideritanya, sehingga pemeriksaan fisik harus dilakukan dengan lengkap dengan perhatian lebih ditujukan pada daerah bermanifestasinya penyakit alergi, seperti kulit, mata, nasofaring, dan paru. Secara umum dapat ditemukan beberapa tanda atopi yang dimiliki penderita, antara lain allergic shiners, Dennie-Morgan lines, nasal crease, xerosis, dan keratitis pilaris.
Pemeriksaan penunjang pada anak yang diduga memiliki penyakit alergi bertujuan untuk mengumpulkan bukti objektif yang dapat menyokong diagnosis, dan menyingkirkan penyebab lainnya. Pemeriksaan penunjang dapat dilakukan secara in vitro, yaitu melalui pemeriksaan jumlah eosinofil, kadar antibodi IgE, dan beredarnya IgE spesifik dalam serum, yang disebut RAST (radioallergodorbent test) Selain itu secara in vivo dapat dilakukan uji tusuk kulit, uji tempel kulit, dan uji provokasi. Pemeriksaan penunjang dapat dilakukan pada usia dini untuk mengetahui manifestasi atopi. Menurut penelitian Lopez dkk, seperti dilansir dari J Investig Allergol Clin Immunol 1999, pemeriksaan IgE serum pada usia 12 bulan merupakan saat yang tepat untuk mengidentifikasi bayi dengan risiko atopi. Keluarga pasien sudah diedukasi untuk melakukan pemeriksaan penunjang terhadap pasien ketika pasien berumur 12 bulan. Hal itu dilakukan untuk melihat apakah pasien memiliki atopi dan alergen apa yang menjadi faktor pemicunya sehingga keluarga dapat mencegahnya lebih dini.

Prinsip dasar penatalaksanaan penyakit alergi adalah menghindari pajanan terhadap alergen dan iritan yang dapat mencetuskan gejala. Terapi farmakologis diperlukan untuk tatalaksana gejala alergi yang disebabkan oleh pajanan alergen secara akut maupun kronik yang tidak dapat dihindari. Pada pasien dengan penyakit alergi yang refrakter terhadap penghindaran maupun terapi farmakologis, dapat dipertimbangkan imunoterapi. Pada pasien ini, terapi farmakologis lebih diperuntukan mengurangi gejala common cold, bukan gejala alergi.

Tumbuh Kembang
Atopi akan mempengaruhi kualitas hidup seseorang. Pada anak, proses tumbuh kembang dapat terganggu padahal masa balita adalah masa point of no return. Parameter yang umum digunakan dalam pertumbuhan adalah berat badan, tinggi badan, lingkar kepala,dan lingkar lengan atas. Parameter lain adalah lipatan kulit, panjang lengan, tinggi duduk, proporsi tubuh dan panjang tungkai.

Status antropometri pasien adalah berat badan 3500 gr, panjang badan 49 cm, lingkar kepala 36 cm, dan lingkar lengan atas 15 cm. Berdasarkan kurva NCHS, status antopometri menunjukkan status gizi baik.

Imunisasi ikut berperan dalam proses pertumbuhan anak. Oleh karena itu, sangat diharapkan seorang anak mendapatkan imunisasi dasar yang lengkap. Untuk anak usia 1 bulan, imunisasi yang seharusnya didapat adalah BCG, Hepatitis B 1 dan 2, serta polio 1. Saat pertama kali datang, pasien belum pernah mendapat imunisasi. Setelah diedukasi, pada follow-up selanjutnya keluarga pasien sudah memberikan imunisasi BCG dan Hepatitis B 1.

Perkembangan merupakan interaksi kematangan susunan saraf pusat dengan organ yang dipengaruhinya. Ditandai oleh bertambahnya kemampuan dan ketrampilan dalam struktur fungsi tubuh yang lebih kompleks dalam pola yang teratur dan dapat diramalkan. Perkembangan dipengaruhi oleh faktor genetik dan lingkungan biofisikpsikososial. Perkembangan dimulai pada masa pranatal, dan memiliki berbagai dimensi yang saling berhubungan, memiliki variasi yang besar dalam kecepatan dan sifatnya berkelanjutan. Beberapa aspek perkembangan yaitu motor kasar, motor halus, bahasa dan komunikasi, serta personal sosial.

Ada tidaknya gangguan perkembangan seorang anak dapat dinilai dengan perangkat uji tapis perkembangan Denver II, Bayley Infant Neurodevelopmental Screener(BINS), Griffiths Mental Developmental Scale, Kuesioner Pra Skrining Perkembangan, Ages and Stages Questionnaires dan Parents’ Evaluation of Developmental Status.

Status perkembangan pasien ini diperiksa dengan Denver II dengan hasil motorik kasar (gerakan seimbang, mengangkat kepala), bahasa (bereaksi terhadap bel, bersuara), motor halus (mengikuti objek ke garis tengah), dan personal sosial (menatap wajah, tersenyum spontan). Kesimpulannya, perkembangan pasien sesuai usia.

Peran Keluarga dan Lingkungan

Menurut Goldberg, 1980, definisi keluarga adalah tidak hanya merupakan suatu kumpulan individu yang bertempat tinggal dalam satu ruang fisik dan psikis yang sama saja, tetapi merupakan suatu sistem sosial alamiah yang memiliki kekayaan bersama, mematuhi peraturan, peranan, struktur keluarga, bentuk komunikasi, tatacara negosiasi, serta tatacara penyelesaian masalah yang disepakati bersama, yang memungkinkan pelbagai tugas diselesaikan secara efektif.

Keluarga pasien terdiri dari ayah, ibu, anak berusia 7 tahun dan 1 bulan; sehingga termasuk keluarga inti yang berada dalam fase keluarga dengan bayi dan anak usia sekolah. Dalam keluarga dengan bayi dan anak usia sekolah, tugas pengembangan keluarga dilakukan terutama oleh orang tua dengan cara menjadi orang tua yang baik, menyesuaikan penghasilan dan pengeluaran tambahan merawat bayi dan membesarkan anak usia sekolah, menyesuaikan kegiatan dengan jadwal asuhan bayi, dan mengatur perkembangan fisik, sosial, emosional serta kecerdasan usia anak sekolah. Sedangkan tugas pelayanan kesehatan yang dapat dilakukan oleh dokter keluarga mencakup pelayanan kesehatan bayi dan anak sekolah, nasihat masalah perilaku, dan pelayanan keluarga berencana.

Keluarga memiliki peranan penting dalam memelihara dan meningkatkan kesehatan anggota keluarga maupun masyarakat, serta membantu keberhasilan pelayanan dokter keluarga. Seperti pendapat yang diungkapkan Marby (1964), bahwa keluarga memiliki pengaruh dalam berbagai tindakan kedokteran yang akan dilakukan, termasuk diagnosis, pencegahan, pengobatan, dan perawatan. Pada pasien, peranan keluarga sangat penting terutama pelaku rawat, yaitu ibu pasien. Pemahaman orang tua mengenai penyakit pasien, pengobatan, dan perawatan pasien akan membantu pulihnya keadaan pasien. Selain itu pengetahuan mengenai tumbuh kembang pasien juga sangat penting diketahui orang tua agar tercapai pertumbuhan dan perkembangan yang optimal, termasuk didalamnya imunisasi dan pemberian ASI eksklusif. Dalam hal penghindaran alergen bagi pasien, diperlukan partisipasi seluruh anggota keluarga, mengingat usia pasien yang masih sangat tergantung kepada pelaku rawat dan anggota keluarga lainnya. Disamping itu diperlukan proses yang berkesinambungan dalam penghindaran alergen tersebut. Suatu keluarga dapat dikatakan berjalan baik apabila fungsi individu dalam keluarga itu berjalan baik pula. Kasih sayang dan bimbingan keluarga akan membantu proses pertumbuhan dan perkembangan anak hingga optimal.
Pada kasus ini, pelaku rawat dan kepala keluarga diberi tahu bahwa pasien tergolong individu dengan risiko atopi. Selanjutnya, mereka diedukasi mengenai atopi dan cara mencegahnya. Penelitian oleh Arshad SH dkk, seperti dikutip dari Thorax 2003, menunjukkan penghindaran alergen secara ketat pada bayi risiko tinggi atopi dapat mengurangi proses sensitisasi terhadap alergen sehingga manifestasi alergi akan berkurang.

Pada bayi biasanya alergen ditemukan terutama di sekitar tempat tidur dan kamar. Selain itu, alergen juga berasal dari protein susu sapi pada bayi yang mendapat susu formula pada usia dini. Pada kasus ini, hal tersebut ditemukan yaitu pasien sudah terpapar susu formula sejak lahir dan tempat tidur pasien terbuat dari kapuk.

Kondisi rumah dengan cahaya dan ventilasi yang kurang menjadi suasana yang cukup kondusif bagi hidupnya tungau debu rumah. Tungau debu rumah juga termasuk alergen yang sering ditemukan. Cara-cara yang dapat dilakukan adalah menambah ventilasi, membuka pintu depan rumah dan jendela pada siang hari, atau menjemur kasur kapuk di atas seng.

Zat kimia yang terdapat dalam asap rokok dapat mengiritasi saluran pernafasan sehingga pasien rentan mengalami manifestasi alergi. Dengan demikian, sangat disarankan kepala keluarga untuk berhenti merokok atau tidak merokok di dalam rumah. Salah satu cara lain untuk membantu kepala keluarga berhenti merokok adalah dengan metode nicotine replacement. Keuntungan dari nicotine replacement adalah mengurangi atau menghilangkan gejala withdrawal yang timbul, sehingga sangat berguna untuk membantu individu yang ketergantungan rokok. Beberapa produk nicotine replacement yang dapat dibeli langsung di apotik tanpa perlu resep dokter antara lain nicotine gum, nicotine patch dan nicotine lozenge. Sedangkan yang perlu resep dokter adalah nicotine nasal spray dan nicotine inhaler.

Menilik ilustrasi kasus di atas, pelayanan kedokteran yang diharapkan oleh masyarakat pada dewasa ini bersifat komprehensif terpadu dan berkesinambungan, sangat penting untuk melihat berbagai aspek diluar penyakit pasien yang dapat menjadi penyebab ataupun faktor risiko memperparah penyakit. Dalam kenyataannya keluarga dapat menjadi faktor pendukung keberhasilan atau justru menghambat keberhasilan penyembuhan pasien. Maka saat ini diperlukan pelayanan kedokteran dengan pendekatan keluarga yaitu melakukan serangkaian kegiatan pelayanan kesehatan yang terencana terarah untuk menggali, meningkatkan dan mengarahkan peran serta keluarga agar dapat memanfaatkan potensi/sumber daya yang ada guna menyembuhkan anggota keluarga dan menyelesaikan masalah kesehatan keluarga yang tengah dihadapi.

_______________________________________
Taken from : /rubrik/one_news_print.asp?IDNews=420 | 6813 hits

Friday, September 4, 2009

LINUX BUATAN INDONESIA IGOS (Indonesia Go Open Source) VERSION 2008 COMPATIBLE



Versi terbaru Igos (Indonesia Go Open Source) Nusantara, sistem operasi berbasis open source, akan segera diluncurkan dengan banyak kelebihan dan penyempurnaan dari versi sebelumnya (Igos 2006).
"Igos Nusantara 2008 ini lebih 'compatible' dengan sistem lain di luar format linux seperti format NTFS (new technology file system -red) yang menopang Windows Xp dan Windows Vista. Igos sebelumnya hanya bisa membaca windows 98 yang masih berbasis FAT 32," kata Kepala Pusat Penelitian Informatika LIPI Dr Tigor Nauli di Jakarta, Senin.

Tigor Nauli mengatakan pula Igos versi baru ini juga memudahkan penggunanya menambah berbagai device seperti hardisk eksternal dan menginstalasi berbagai software device lainnya.

Igos yang berlatar biru dengan logo bendera Merah Putih itu juga telah dirancang mulus dalam mengoperasikan berbagai peralatan multimedia seperti DVD, MP4 dan lain-lain.

Sistem "office"-nya juga memiliki lebih banyak fitur, fungsi dan yang lebih menyenangkan sudah berwarna, tak banyak bedanya dengan Microsoft-Office, tambahnya.

Selain itu, Igos buatan LIPI ini juga melengkapi kebutuhan penggunanya dengan menambah sistem file back up dan restore, sehingga untuk meng-upgrade versi lama ke versi baru tak akan ada file yang terhapus.

Igos Nusantara 2008 ini baru akan diluncurkan pada Mei 2008. Keterlambatan ini, menurut Tigor, disebabkan proses konfirmasi tentang adanya software yang masih dipertanyakan apakah berbasis open-source atau tidak. "Igos harus seluruhnya berbasis open source. Sementara dalam Igos 2008 ini ada software Codec (yang menstreaming video agar bisa dijalankan dalam format kecil -red)," katanya.

Dengan Igos 2008 yang tersedia gratis ini diharapkan masyarakat lebih tertarik dan menghindari penggunaan Microsoft Windows bajakan berhubung sistem operasi windows cukup mahal di pasaran. Sebenarnya Igos 2006 saja sudah memiliki cukup banyak aplikasi yang tak kalah dengan Microsoft Windows, namun diakui kurang menarik minat karena kalah populer.

Nasib yang sama juga terjadi pada perangkat lunak Open Source sejenis seperti Ubuntu dan lain-lain.
Open Source adalah aplikasi komputer berbasis kode-kode program terbuka dan dapat dipelajari dan dikembangkan sendiri oleh masyarakat pengguna secara gratis.




Spesifikasi Computer:
Hardisk minimal 6 Gg untuk sistem 4 Gg sisanya dan Penyimpanan Data
Ram minimal 256
Processor minimal pentium II 500
Lenguage / Bahasa competible Indonesia

dari spesifikasi diatas Pemerintah mengupayakan untuk menjangkau penggunaan dan tidak memberatkan si "PENGGUNA".

Terlepas dari semua itu untuk mencoba atau beralih ke IGOS memang berat dikarenakan BELUM KITA FEMILIAR dengan IGOS tapi apa salahnya jika MENCOBA
!!!!!

Maju terus IT Indonesia .....!!!! merdeka....!!!
terimakasih atas perhatiannya (PEMERINTAH) terhadap dunia IT indonesia semoga dengan berkembangnya IGOS dapat mengharumkan Indonesia di KANCAH IT DUNIA

Saturday, August 29, 2009

Kebudayaan Indonesia kembali diusik oknum Malaysia

JAKARTA--Lagu kebangsaan Indonesia Raya dipelintir, dilecehkan, dihina-hina, oleh seorang blogger Malaysia. Judul Indonesia Raya diubah menjadi IndoneSIAL.

Padahal sebelumnya kita sudah banyak mendengar kabar mengenai Malaysia telah mengklaim beberapa kebudayaan asli Indonesia. Seperti belum lama ini kebudayaan yang asli berasal dari Bali (Tari Pendet), Lagu Rasa Sayange, Lagu Burung Kakak Tua, Reog Ponorogo, Keris, dan masih banyak lagi yang mungkin kita semua tidak mengetahui dan menyadarinya dengan pasti.

Lagu Burung Kakak Tua versi Malaysia =>

Dan berikut pernyataan dari oknum Malaysia yang menyindir Indonesia telah mengambil warna merah putih dari bendera Belanda dan diikuti pernyataan lainnya,

Siapa yang bisa mengartikannya??.....^^

Permadi SH, petinggi Gerindra, murka. Ia bahkan mengusulkan untuk dibuat semacam gerakan Ganyang Malaysia. "Saya kira kita perlu melakukan gerakan Ganyang Malaysia,'' tuturnya kepada Metro TV, Kamis (27/8).

Apa yang akan mereka(oknum Malaysia) perbuat selanjutnya untuk memecah kedua belah Negara yang seharusnya bisa bekerja sama dengan baik di kancah internasional, yang pasti kita doakan selalu semoga Malaysia dan Indonesia bisa saling menghargai dan menghormati antar negara tetangga. Baik dari kebudayaan ataupun Perekonomian.

Berikut kutipan lirik lagu Indonesia Raya

Sumber : www.topix.com/forum/world/malaysia.

IndoneSIAL National Anthem

Indonesial tanah Cairku
Tanah tumpah muntahku
Disanalah aku merangkak hina
Jadi kubur
Indonesial negara miskin ku
Bangsa Busuk dan Tanah Miskinku
Marilah kita semua tidur
Indonesial negara miskinku
Mati lah tanahku
Modar lah negriku
Bangsaku Rakyatku semuanya
Miskin lah jiwanya
Tidurlah badannya
Untuk Indonesial Miskin
Indonesial Miskin
Mampous Modar
Datang kerja Malaysia
Tapi TKI Jadi perampok
Rompak Malaysia bawa wang ke Indon
Indonesial Pendatang Haram
Miskin lah Miskin lah
Datang Haram ke Malaysia
Tiada paspor
Bila kena tangkap dan hantar balik
Kata nya malaysia jahat
Indonesial Negara Perampok
Indonesial Menghantar perampok maling
pekerja TKI Indonesial
hantaq pi Malaysia
Indonesial Maling
Merampok lagu Malaysia
Mengatakan itu lagu mereka
Indonesial Tanah yang hina
Tanah gersang yang miskin
Di sanalah aku miskin Untuk slama-lamanya
Indonesial Tanah puaka
Puaka Hantu Kita semuanya
Negara luas hasil bumi banyak tapi miskin
Datang minta sedekah di Malaysia
Marilah kita mendoa Indonesial brengset
Gersang lah Tanahnya mundurlah jiwanya
Bangsanya Rakyatnya semuanya
Tidurlah hatinya Mimpilah budinya
Untuk Indonesial Miskin
Indonesial Tanah yang kotor Tanah kita yang Malang
Disanalah aku tidur selamanya bermimpi sampai mati
Indonesial! Tanah Malang Tanah yang aku sendiri benci
Marilah kita berjanji Indonesial miskin
Mati lah Rakyatnya Modar lah putranya
Negara Miskin Tentera Coma pakai Basikal
Miskinlah Negrinya Mundur lah Negara nya
Untuk Indonesial kurap